Media
Public Relations
Peran media social di era millennium
sangat besar dalam mempengaruhi pola pikir masyarakat luas, hal tersebut
dikarenakan mudahnya masyarakat mendapatkan akses segala macam informasi hanya
dari aplikasi smartphone, televisi atau media cetak lainnya.
melalui media siapapun bisa
dengan mudahnya membagikan konten berupa tulisan, gambar, video dan suara yang
berisi informasi baik itu hanya menunjukan eksistensi penggunanya atau bahkan
menjadi cara penyampaian pesan yang berkaitam dengan bisnis. Karena kemudahan
akses informasi yang bisa dengan mudah dihat oleh masyarakat, maka banyak
pelaku bisnis ataupun instansi-instansi yang berkaitan dengan masyarakat luas
melibatkan media dalam kegiatannya, termasuk juga para praktsi humas. Praktisi
humas atau public relation memfaatkan media sebagai sarana mendukung komunikasi
baik media komunikasi bagi internal perusahaan maupun bagi eksternal atau pihak masyarakat. Agar lebih
mengetahui peran media bagi humas maka kita harus tahu terlebih dahulu apa itu
tujuan humas, apa saja jenisnya dan bagaimana pemilihan media yang tepat sebgai
sarana komunikasi public relations.
Adapun tujuan dari media humas atau
public relations sebagai perikut :
1.
Sarana promosi
2.
Media pemasaran
3.
Komunikasi berkesinambungan
4.
Meningkatkan kepercayaan publik
5.
Meningkatkan citra perusahaan/organisasi
Jenis Media Humas
Menyadari
potensi yang dimiliki oleh media massa dalam menyebarkan iinformasi dan berita,
maka diperlukan pemikiran tentang pemilihan media dan informasi, sehingga
segala kegiatan promosi yang dilakukan oleh Humasbenar-benar dapat
dipubliasikan secara efektif efektif dan efsien.
Berikut jenis media yang seri
digunakan oleh praktisi humas bagi pihak Eksternal/ public
1.
Media cetak ( surat kabar, majalah dll)
2.
Online Media (Website, blog, media social,
email dll)
3.
Broadcasting Media (radio, televisi dll)
4.
Spesial event (seminar ,
workshops dll)
5. Autdoor Media / Media
luar Ruang (spanduk,
papan reklame, poster dll)
Pemilihan media PR Untuk Pihak Eksternal Kelebihan dan Kekurangannya
pemilihan
media berita adalah persiapan dan penyiaran berita pada media cetak dan
elektronik. Bagi kelompok publik kecil dalam suatu organisasi dipilih media
komunikasi (jurnal) internal yang berjenis-jenis secara teratur dengan beberapa
variasi. Perlu diperhitungkan di sini cakupan pembaca, kuantitas, frekuensi,
kebijakan, judulnya, dan proses percetakannya, gaya dan format, langgangan,
iklan, serta distribusinya. berikut jenis-jenis media yang digunakan bagi pihak
eksternal :
a.
Radio, kelebihannya penyampaian gagasan sederhana
dan langsung, teks luwes (mudah dikoreksi), punya publik khusus; kekurangan : dialog dan materi kurang
variasi, fakta tak bisa dibeberkan lengkap, melelahkan (suara dan waktu
terbatas), hanya bisa didengarkan sekali.
b.
Siaran televisi; kelebihan : jangkau
masyarakat luas, audio visual kekurangan
: biaya mahal, komunikasi satu arah, siaran cepat, daya beli mahal
c.
Surat kabar kelebihan: menjangkau
semua lapisan masyarakat, murah; kekurangan:
penyampaian berita tergantung penulis (isi sudah benar? mudah dimengerti dan dicerna awam? dll)
d.
Media Online kelebihan: Trending,
terutama media sosial & blog, menjangkau seluruh lapisan masyarakat,
menjangkau seluruh dunia (internasional), dapat diakses kapan dan di mana saja,
terdokumentasi. kekurangan: butuh
akses internet, SDM bidang media online masih terbatas, butuh keterampilan
khusus mengelola & menulis di media online (internet).*
selain
digunakan sebagai sarana penghubung ke pihak eksternal atau khalayak umum,
media humas juga digunakan bagi pihak internal perusahaan seperti karyawan, pemegang saham, dan hubungan
industrial.
Bagi pihak Internal perusahaan
media yang di gunakan adalah :
1.
Buletin
internal, Buletin internal biasanya pihak manajemen yang menetukan, informasi
yang dimuat umunya berkaitan dengan informasikan kebijakan, perkembangan bisnis
perusahaan dan targetnya, serta memuat wacana atau opini dari stakeholder
perusahaan.
2.
Papan pengumuman , papan pengumuman digunakan untuk menempelkan lembaran
informasi yang kurang lebih sama dengan isi dari bulletin, hanya saja
keberadaan papan informasi lebih mempermudah pembaca dan dapat dilihat banyak
orang.
3.
kunjungan berkala, dan tatap muka. kunjungan berkala atau tatap muka juga
dianggap penting karena dengan berinteraksi langsung diharap kan memberikan
kesan lebih personal dan juga dapat melihat dan merespon langsung masalah
tentang perusahaan kepada para karyawan atau steakholder lainnya.
Referensi

Tidak ada komentar:
Posting Komentar