Selasa, 14 November 2017

ady.k.pangestu / pengantar public relations

PENGANTAR PUBLIC RELATION
Public Relation atau dalam bahasa Indonesia artinya humas (hubungan masyarakat) dalam sebuah instansi atau perusahaan menjadi bagian yang sangat penting, sesuai dengan namanya hubungan masyarakat bagian ini menjadi penanggung jawab dalam menyampaikan, mengklarifikasi, mengenalkan, menjelaskan, mendokumentasikan serta mempublikasikan segala informasi yang perlu di sampaikan ke khalayak umum.
            Dalam sejarahnya istilah Public Relations sebagai sebuah teknik menguat dengan adanya aktivitas yang dilakukan oleh pelopor Ivy Ledbetter Lee yang tahun 1906 berhasil menanggulangi kelumpuhan industri batu bara di Amerika Serikat dengan sukes. Atas upayanya ini ia diangkat menjadi The Father of Public Relations.
Perkembangan PR sebenarnya bisa dikaitkan dengan keberadaan manusia. Unsur-unsur memberi informasi kepada masyarakat, membujuk masyarakat, dan mengintegrasikan masyarakat, adalah landasan bagi masyarakat. Tujuan, teknik, alat dan standar etika berubah-ubah sesuai dengan berlalunya waktu. Misalnya pada masa suku primitif mereka menggunakan kekuatan, intimidasi atau persuasi ntuk memelihara pengawasan terhadap pengikutnya. Atau menggunakan hal-hal yang bersifat magis, totem (benda-benda keramat), taboo (hal-hal bersifat tabu), dan kekuatan supranatural.
Penemuan tulisan akan membuat metode persuasi berubah. Opini publik mulai berperan. Ketika era Mesir Kuno, ulama merupakan pembentuk opini dan pengguna persuasi. Pada saat Yunani kuno mulai dikembangkan Olympiade untuk bertukar pendapat dan meningkatkan hubungan dengan rakyat. Evaluasi mengenai pendapat atau opini publik merupakan perkembangan terakhir dalam sejarah kemanusiaan.
Dasar-dasar fungsi humas ditemukan dalam revolusi Amerika. Ketika ada gerakan yang direncanakan dan dilaksanakan. Pada dasarnya, masing-masing periode perkembangan memiliki perbedaaan dalam startegi mempengaruhi publik, menciptakan opini publik demi perkembangan organisasinya.

Berikut table gambaran kronologis perkembangan PR di dunia:
TAHUN
PERKEMBANGANNYA
Abad ke-19
PR di Amerika dan Eropa merupakan program studi yang mandiri didasarkan pada perkembangan  Ilmu  pengetahuan dan teknologi
1865-1900
Publik masih dianggap bodoh
1900-1918
Publik diberi informasi dan dilayani
1918-1945
Publik diberi pendidikan dan dihargai
1925
Di New York, PR sebagai pendidikan tinggi resmi
1928
Di Belanda memasuki pendidikan tinggi dan minimal di fakultas sebagai mata kuliah wajib.  Disamping itu banyak diadakan kursus-kursus yang bermutu
1945-1968
Publik mulai terbuka dan banyak mengetahui

1968
Di Belanda mengalami perkembangan pesat ke arah ilmiah karena penelitian yang rutin dan kontinyu.  Di Amerika perkembangannya lebih ke arah bisnis.
1968-1979
 Publik dikembangkan di berbagai bidang, pendekatan tidak hanya satu aspek saja

1979-1990
Profesional/internasional memasuki globalisasi dalam perubahan mental dan kualitas
1990- sekarang
Pertama, perubahan mental, kualitas, pola pikir, pola pandang. Kedua,  membangun kerjasama secara lokal, nasional,  internasional. Ketiga, saling belajar di bidang politik, ekonomi, sosial budaya,Iptek, sesuai dengan kebutuhan era global/informasi


Public Relation Menurut Para Pakar
Public Relation adalah usaha yang direncanakan secara terusmenerus dengan sengaja, guna membangun dan mempertahankan pengertian timbal balik antara organisasi dan masyarakatnya. Pendapat ini menunjukkan bahwa public relation dianggap sebuah proses atau aktivitas yang bertujuan untuk menjalin komunikasi antara organisasi dan pihak luar organisasi (Coulsin-Thomas, 2002 ).
Menurut maria : 2002, pengertian public relation adalah interaksi dan menciptakan opini publik sebagai input yang menguntungkan untuk kedua belah pihak, dan merupakan profesi yang profesional dalam bidangnya karena merupakan faktor yang sangat penting dalam pencapaian tujuan organisasi dengansecara tepat dan dengan secara terus menerus karena public relation merupakan kelangsungan hidup organisasi yang bersangkutan.
Crystallizing Public Opinion menyebutkan bahwa public relation adalah profesi yang mengurusi hubungan antara suatu perusahaan dan publiknya yang menentukan hidup perusahaan itu (Widjaja, 2001).
Public Relation Dalam Islam
            PR dalam islam dapat dikatakan sebagai dakwah pengenalan islam. Dakwah ini berfungsi sebagai pengenalan islam kepada masyarakat.Seoerang pendakwah atau orang yang mensosialisaikan islam padamasyarakat yang paling sukses adalah nabi Muhammad saw.
Firman Allah SWT :  " Siapakah yang terlebih baik perkataannya daripada orang yangMenyeru
kepada Allah dan beramal soleh serayaberkata:"Sesungguhnya saya salah
seorang Muslim." (Fussshilat ayat 33)[10]
            Perkataan ataupun ucapan menyeru manusia ke jalan Allah adalah suatu amalan yang terbaik dan mulia. Tugas suci ini telah dilaksanakan oleh Rasul-Rasul Allah semenjak mula manusia diciptakan, yang telah ditunaikan oleh ramai utusan Allah S.W.T. antara lain Adam a.s., Noah a.s,Hud a.s, Ibrahim a.s (Abraham), Ismail a.s, .Ishak a.s.(Isaac), Ya'quba.s.(Yacob), Yusuf a.s.(Joseph), Musa a.s(Moses), Daud a.s.(David),Sulaiman a.s.(Solomon), Isa a.s. (Jesus) dan hingga ke akhir Rasulullah Muhammad s.a.w[11].

DAFTAR PUSTAKA




Tidak ada komentar:

Posting Komentar