Selasa, 28 November 2017

Penentuan Target dan Strategi Public Relations by AKP

Penentuan  Target dan Strategi  Public Relations
Setiap kegiatan yang kita lakukan harus terencana dengan jelas agar apa yang kita inginkan dari kegiatan tersebut dapat tercapai sesuai target, untuk mencapai target perlu adanya strategi-strategi tertentu. oleh sebab itulah perlu adanya perencanaan Target dan Strategi, lalu apa itu target dan stragegi ?
        
 
Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia target adalah sasaran (batas ketentuan dan sebagainya) yang telah ditetapkan untuk dicapai (https://kbbi.web.id/target), sedangkan strategi adalah rencana yang cermat mengenai kegiatan untuk mencapai sasaran khusus (https://kbbi.web.id/strategi). Target dan Strategi adalah dua hal penting dan tidak bisa dipisahkan, karena setiap kegiatan pasti punya target dan target tersebut bisa tercapai melalui strategi-strategi yang tepat.
Jika dikaitkan dengan public relation penentuan target dan strategi merupakan bagian yang sangat penting dan dapat dikatakan menjadi hal yang wajib dalam yang dijalankan oleh para praktisi humas. kegiatan ini mencakup hal-hal seperti menetapkan tujuan perusahaan yang akan dicapai, memberikan pertimbangan alternatif-alternatif lain dalam menjalankan suatu kegiatan, menilai dan memperhitungkan suatu resiko yang akan diterima dan manfaat dari masing-masing alternatif yang dipilih,memutuskan suatu keputusan sebagai suatu arah tindakan, menetapkan besarnya anggaran, serta mendapatkan persetujuan dan dukungan yang dibutuhkan dari pihak manajemen perusahaan.
Mengapa Perencanaan Kerja Public Relation itu penting ?
1. Untuk menetapkan target yang akan di capai bagi praktisi PR yang nantinya akan menjadi tolok ukur atas segenap hasil yang di dapat.
2. Untuk memperhitungkan jumlah jam kerja dan berbagai biaya yang diperlukan
3. Untuk memilih prioritas-prioritas yang paling penting guna menentukan: jumlah program dan waktu yang diperlukan guna melaksanakan segenap program PR yang telah diprioritaskan tersebut
4. Untuk menentukan kesiapan atau kelayakan pelaksanaan berbagai upaya dalam rangka mencapai tujuan-tujuan tertentu sesuai jumlah dan kualitas: personel yang ada, daya dukung dari berbagai peralatan fisik seperti alat-alat kantor mesin cetak, kamera, kendaraan serta anggaran dana yang tersedia.
Bagaimana menentukan Target dalam PR ?
Penggiatan tujuan dan target dari rangkaian perencanaan dalam metode Circle PR Programming & Communication yang akan dicapai tersebut bisa berupa “citra” atau “kepercayaan” dari publik sasaran atau masarakat umum.
1. Target dan sasaran pokok tersebut harus realistis, jelas ditujukan berdasarkan segmentasi pasarnya yakni usia, jenis kelamin, pekerjaan dan keadaan sosial konsumen agar target tersebut dapat tercapai secara realistis sesuai dengan harapan perusahaan.
2. Terkonsep dengan baik serta bukan khayalan dan dapat diukur, baik secara kualitas maupun kuantitas, bermanfaat bagi pihak perusahaan maupun konsumen atau khalayak.
3. Target yang akan dibuat tersebut dapat mengikat, baik untuk kepentingan perusahaan, publik internal maupun publik eksternal dan hasilnya dapat memberikan citra positrif pada perusahaan.
4. Memberikan batas  jangka waktu pencapaian dan jangka waktu berlaku target tersebut, dengan demikian praktisi PR melakukan prioritas kinerjanya sesuai tempo waktu yang diberikan.
Bagaimana Menjalankan Strategi Public Relations ?
Pengertian strategi public relations mennurut Ahmad S. Adnanputra, Presiden Institut Bisnis dan Manajemen Jayakarta adalah “ Alternatif optional yang dipilih untuk ditempuh guna menapai tujuan public relations dalam kerangka suatu rencana public relations (public relations plan) (Ruslan, 2014:134)
1.    Strategi Operasional
Melalui pelaksanaan program humas yang dilakukan dengan program kemasyarakatan (sociologi approach), melalui mekanisme sosial kultural dan nilai-nilai yang berlaku di masyarakat dari opini publik atau kehendak masyarakat terekam pada setiap berita atau surat pembaca dan lain sebagainya yang dimuat di berbagai media masa.
2.   Pendekatan persuasif dan edukatif
Fungsi humas adalah menciptakan komunikasi dua arah (timbal balik) dengan menyebarkan informasi dari organisasi kepada pihak publiknya yang bersifat mendidik dan memberikan penerangan, maupun dengan menggunakan pendekatan persuasif, agar tercipta saling pengertian, menghargai, pemahaman, toleransi dan sebagainya.
3. Pendekatan tanggung jawab sosial humas
Menumbukan sikap tanggung jawab sosial bahwa tujuan dan sasaran yang hendak dicapai tersebut bukan ditujukan untuk mengambil keuntungan sepihak dari publik sasarannya (masyarakat), namun untuk memperoleh keuntungan bersama.
4. Pendekatan kerjasama
Berupaya membina hubungan yang harmonis antara organisasi dengan berbagai kalangan, baik hubungan kedalam (internal relations) maupun hubungan keluar (eksternal relations) untuk meningkatkan kerjasama. Humas berkewajiban memasyarakatkan misi instansi yang diwakilkannya agar diterima aatau mendapat dukungan dari masyarakat (publik sasarannya).
5. Pendekatan koordinatif dan integratif
Untuk memperluas peranan PR di masyarakat, maka fungsi humas dalam arti sempit hanya mewakili lembaga atau institusinya. Tetapi peranannya yang lebih luas adalah berpartisipasi dalam menunjang program pembangunan nasional, dan mewujudkan keetahanan nasional di bidang politik, ekonomi, sosial budaya (Poleksosbud) dan Hamkamnas. (Ruslan, 2014:143-144).

REFERENSI



Tidak ada komentar:

Posting Komentar